Kenali Modus Kecurangan Jasa Service AC

Dewasa ini, Air Conditioner (AC) bukan lagi barang mewah. Harganya yang sudah terjangkau membuat hampir semua masyarakat memiliki alat elektronik pendingin ruangan ini. Tentu saja ini merupakan ladang bisnis menggiurkan bagi mereka yang menjual jasa service AC, terutama pencucian AC yang wajib dilakukan secara berkala.

Namun, Bagi orang yang awam ataupun yang baru menggunakan AC, sering kali tertipu oleh jasa service AC yang ingin meraup keuntungan sebesar besarnya. Mereka mencurangi pelanggan dengan berbagai cara, salah satu cara yang paling sering adalah menganjurkan pengisiian / menambah Freon yang tidak semestinya dilakukan pada kondisi AC yang masih normal.

Tapi benarkah freon AC Konsumen itu habis setelah dibersihkan?
Jangan percaya sepenuhnya pada tukang. Justru itu ulah Oknum Servis AC. Saat membersihkan AC, dia menutup saluran freon yang terletak di perangkat outdoor. Akibatnya freon tidak mengalir masuk ke dalam kompresor dan tidak ada hawa dingin dari AC. Jadi ketika Oknum itu dipanggil untuk mengisi freon, dia sebenarnya tidak melakukan pengisian (kalau pun mengisi, paling isinya sedikit sekali), dan segera membuka katup saluran freon yang ditutupnya. Semua bisa dilakukan tanpa kecurigaan Konsumen, karena seringkali dia bekerja sendiri tanpa diawasi.

Belajar dari kasus ini, ada baiknya rekan sekalian berhati-hati, terutama dalam memilih petugas Servis AC. Usahakanlah untuk memilih Tukang Servis AC dari tempat servis yang dapat dipercaya, bukan tukang servis abal-abal atau tukang keliling.

Dan meski petugas tersebut berasal dari tempat servis terpercaya atau langganan, tidak berarti Anda mempercayakan 100% pekerjaan servis AC itu padanya. Sesekali cobalah tinjau pekerjaannya. Pastikan dia bekerja dengan benar, tidak asal bilang ini-itu rusak dan harus ganti. Belum tentu juga kita harus menuruti omongannya, karena berdasarkan pengalaman saya, onderdil AC biasanya bisa bertahan lebih dari 10 tahun (untuk AC yang bermerek internasional dan terkenal). Jadi sangat kecil kemungkinan ada komponen AC yang sudah aus atau harus ganti, padahal baru berumur 1-2 tahun.

Selain itu, setelah pekerjaan servis AC selesai, pastikan AC dapat berjalan dengan baik sebelum sang petugas pergi. Nyalakanlah AC dan biarkan selama 10 – 20 menit. AC yang baru diservis, biasanya akan jauh lebih dingin daripada sebelum diservis, dan perbedaannya baru dapat dirasakan setelah AC menyala selama 10 – 20 menit. Apabila setelah dinyalakan, tapi AC justru panas, segera minta sang petugas mengecek ulang kondisi AC. Kalau perlu, berbarengan dengan petugas itu mengecek saluran freon yang menyambung ke kompresor. Kalau tidak ada masalah, berarti ada kemungkinan terjadi kebocoran atau memang freon tersebut habis (freon biasanya baru habis setelah 5 tahun. Itu pun jika dinyalakan terus-menerus selama 6 – 8 jam sehari).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *